Home » » Info Kesehatan : Bahaya Penyakit Kelainan Seks

Info Kesehatan : Bahaya Penyakit Kelainan Seks

Setelah kita membahasa Terapi Untuk Penderita Pedofilia atau kelainan seks pada manusia, tentu saja anda efek bahayanya yang perlu kita waspadai. Allah telah menanamkan nafsu biologis pada diri setiap insan. Nafsu ini wajib tersalurkan dengan benar, jika tidak maka akan terjadi kerusakan yang dahsyat.

Bahaya perilaku dan kejiwaan Sex bebas akan menyebabkan terjadinya penyakit kelainan seksual berupa keinginan untuk selalu melakukan hubungan sex. Si penderita selalu menyibukkan waktunya dengan berbagai khayalan-khayalan seksual, jima, ciuman, rangkulan, pelukan, dan bayangan-bayangan bentuk tubuh wanita luar dan dalam. 

Sipenderita menjadi pemalas, sulit berkonsentrasi, sering lupa, bengong, ngelamun, badan jadi kurus dan kejiwaan menjadi tidak stabil. Yang ada dipikirannya hanyalah sex dan sex serta keinginan untuk melampiaskan nafsu sexualnya.

Kencenderungan tidak mampu memuasakan pasanganya, atau mencapai kepuasan dengan pasangan yang sah. Ini termasuk bahaya paling laten, karena dapat merusak sendi-sendi utama dalam ber rumah tangga. Rumah tangga tidak lagi harmonis

Munculnya keinginan melampiaskan atau memuasakn hasrat seksnya dengan cara yang tidak benar atau haram, dengan selain pasangan yang sah. Ini merupakan bahaya laten yang ke-dua, karena bisa membuka pintu perzinahan yang selebar-lebarnya, Seperti halnya perslingkuhan.

Bahaya Penyakit Kelainan Seks

Muncul keiinginan untuk melakukan petualangan seks haram dengan kekerasan, dalam hal ini perkosaan, pelecehan seksual dan sejenisnya. Ini bahaya laten yang ke-tiga, dan tidak kalah bahayanya dengan point 1 dan 2, bahkan tergolong jenis kriminalitas.

Menyebabkan penyakit kelainan seks. Menyebarnya penyakit kelainan seks tersebut, karena setiap penyakit kejiwaan, cenderung bisa menular. Setiap orang memiliki kecenderung melakukan petualang seks, dan bila tidak di pandu dengan syariat, pasti akan berujung pada kebasan haram. Pedofilian dan Homoseksual adalah salah satu bentuk pelampiasan tersebut.

Homoseksual mempengaruhi kejiwaan. Orang yang melakukan penyimpangan seksual atau homoseksual akan merasa bahwa apa yang telah diciptakan baginya bukan untuk menjadi sifat kelaki-lakian. Oleh karena itu, dia akan membiasakan perasaannya dengan kecenderungan kepada seseorang yang sama jenisnya, sehingga dia akan mengarahkan pikirannya yang kotor kepada alat-alat reproduksi.

Merosotnya akhlak. Sebagaimana akibat langsung yang menghancurkan jiwa orang-orang yang melakukan penyimpangan seksual itu, maka kita dapat menemukan bahwa mereka kehilangan kemampuan untuk mengendalikan diri mereka sendiri. Mereka dapat menyebabkan masyarakat merasa tertekan dan tercerai-berai, yaitu dengan menyerang anak-anak kecil, melakukan kekejaman, berani melakukan kejahatan yang lebih jelek.

Setan dan iblis selalu mengganggu umat manusia, seperti halnya Nikah Mut’ah dan meminjamkan kemaluan Orang-orang Syi’ah Imamiyah (Syi’ahnya Khumaeni) meyakini bahwa barangsiapa yang nikah mut’ah maka dia seolah-olah mengunjungi Ka’bah tujuh puluh kali. Barangsiapa nikah mut’ah empat kali maka derajatnya sama dengan Rasulullah e. Dan barangsiapa tidak melakukan nikah mut’ah maka ia kafir. Dan Khomeini-pun melakukan nikah mut’ah dengan anak kecil dan bayi yang masih menyususi.

Adapun meminjamkan kemaluan artinya seorang laki-laki memberikan istri atau ibunya kepada lelaki lain untuk disenggamai. Kalau dia mau pergi ia menitipkan istrinya pada orang lain, dan ia boleh berbuat apa saja selama dia dalam perjalanan. alasannya supaya suami merasa tenang hingga istrinya tidak berbuat zina. Atau meminjamkan istrinya kepada tamu yang sangat dia hormati dan lain sebagainya. (Lihat Husein al-Musawi: 44-70; Mamduh Farhan al-Buhairi: 95-200)

nsw

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts