Home » » Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum

Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum

Seperti yang kita bahas pada artikel sebelumya, Klasifikasi Gempa bumi terdapat 3 Jenis, salah satunya adalah Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum. Saya ulang lagi, apa sih itu Hiposentrum itu ? Hiposentrum merupakan pusat atau sumber terjadinya gempa bumi yang ter dapat di dalam dasar bumi.

Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum pun masih dapat di golognkan menjadi 3 jenis gempa. Diantaranya adalah Gempa Bumi Dalam, Gempa Bumi Menegah, Gempa Bumi Dangkal. Mari kita bahas satu persatu Jenis-jenis Gempa Menurut Kedalaman Hiposenterum.

Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum :

Gempa Bumi Dalam
  • Gempa bumi dalam merupakan gempa yang memiliki hiposentrum lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi kita. Jenis gempa bumi ini biasanya tidak terlalu membahayakan , meskipun getaranya masih dapat dirasakan di permukaan bumi. Beberapa tempat di Indonesia yang pernah mengalami gempa bumi jenis ini, antara lain di bawah laut jawa, laut sulawesi, dan laut Flores.
Gempa Bumi Menengah
  • Gempa bumi menengah merupakan gempa bumi yang hiposenterumnya berada pada jarak 60 sampai 300 km di bawah permukaan bumi. Gempa jenis ini biasanya dapat menimbulkan kerusakan yang ringan dan getaranya pun lebih terasa jika di bandingkan dengan gempa bumi dalam. Beberapa tempat yang pernah mengalami gempa bumi jenis menengah di indonesia antaranya adalah  di sepanjang pulau sumatra bagian barat, pulau jawa bagian selatan, sepanjang teluk Tomini, laut maluku dan kepulauan Nusa tenggara.
Gempa Bumi Dangkal
  • Gempa bumi dangkal yaitu gempa bumi yang memiliki pusat hiposenterum yang sangat dekat dengan permukaan bumi, yaitu kurang dari 60 km. Gempa Bumi Dangkal dapat menimbulkan kerusakaan yang besar dan bisa mengancam jiwa manusia. Getaranya pun sangat terasa jika di bandingkan dengan kedua jenis gempa di atas. Beberapa kota di indonesia yang pernah mengalami gempa bumi jenis ini, antara lain pulau bali, flores, yogyakarta, dan jawa tengah.

Oke, untuk artikel " Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum " cukup sampai di sini dulu, tunggu posting saya yang selanjutnya yaitu Klasifikasi Gempa Bumi menurut getaran gempa. Jadi jangan sampai terlewatkan.

Artikel ini saya ambil dari buku pelajaran SMP IPS Terpadu dengan menambah beberapa suku kata, tapi harapan saya artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua yang mungkin telah lupa dengan IPS. Terima kasih karena telah membaca artikel Klasifikasi Gempa Bumi menurut Kedalaman Hiposentrum.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts