Home » , » Waspadai Penyakit Virus Ebola (EVD)

Waspadai Penyakit Virus Ebola (EVD)

Penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah Ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus Ebola. Gejalanya biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan tanda-tanda demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. (wikipedia )

Juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan angka kematian meningkat tajam paling terlihat di Liberia, hal ini disebabkan baru ada pengumpulan data kematian dari perhitungan lama yang belum sempat tercatat.

Hampir 7000 orang telah meninggal akibat Ebola di Afrika Barat, organisasi kesehatan dunia WHO memberikan pernyataan pada Jumat (28/11/2014) waktu setempat. Angka ini bertambah 1200 kematian dari dua hari sebelumnya.

"Sebanyak 16.169 orang terinfeksi Ebola di antaranya 6.982 meninggal di tiga negara di pusat wabah -Sierra Leone, Guinea dan Liberia-," kata WHO dalam sebuah pernyataan dilansir dari AFP, Minggu (30/11/2014). Pada hari Rabu (26/11/2014), WHO menyebutkan korban meninggal akibat Ebola di tiga daerah yang menjadi pusat wabah sebanyak 5.674, dengan 15 kematian tambahan di negara-negara lain.

Sebuah fotografi pada tahun 1976 yang menunjukkan dua perawat berdiri di depan
Mayinga N., seorang pengidap Ebola; ia meninggal beberapa hari setelah
mengalami pendarahan internal./wikipedia
Angka ini baru didapat diakui Jasarevic karena sulitnya mengumpulkan data yang sesungguhnya, dia menyebut sebetulnya masih jauh lebih banyak kematian yang tidak terdata dari yang didapatkan WHO. Wabah mematikan Ebola sejauh ini memang paling banyak menimpa Liberia, meskipun pengamat mengatakan penyebaran virus telah melambat secara signifikan beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, Liberia menyumbang angka kematian paling besar akibat Ebola, dari perhitungan terakhir 4.181 orang meninggal dari 7.244 kasus. Daerah lainnya, Sierra Leone yang dikatakan WHO memiliki penyebaran Ebola di sejumlah negara bagian mengakibatkan 1.461 kematian dari 6.802 kasus. Angka kematian naik dari sebelumnya 1.398 dengan 6.599 kasus pada 26 November 2014 lalu.

Sementara itu di Guinea yang sudah terpapar Ebola sejak setahun lalu tercatat ada 1.284 kematian dari 2.123 kasus. Angka kematian ini juga naik, dari dua hari sebelum WHO melansir data kematian terakhir yakni 1.260 kematian dari 2.134 kasus. Ebola adalah salah satu virus paling mematikan, penyebarannya hanya melalui kontak langsung dari orang yang terinfeksi dengan gejala seperti demam atau muntah.

Mereka yang merawat orang sakit atau menangani pasien Ebola dapat dengan mudah terpapar. Dari data, petugas kesehatan yang meninggal akibat Ebola mencapai 340 orang dari 592 kasus.

Popular Posts