Jenis Manusia Purba Yang Ada Di Indonesia

Manusia purba pada masa lalu telah hidup di beberapa daerah di pulau jawa terutama di lembah Bengawan Solo (Jawa Tengah) dan di lembah sungai Brantas (Jawa Timur) dengan bukti-bukti telah ditemukanya beberapa jenis peninggalan berupa tulang paha, tulang lengan, dan tengkorak yang yang sudah membatu atau menjadi fosil. 

Dengan demikian, di Lemah Sungai Bengawan Sol dan di lembah Sungai Brantas pada zaman dahulu merupakan sebagai lingkungan atau tempat para manusia jaman dahulu atau manusia purba. Berdasarkan analisa para ahli purbakala (arkeologi) telah di identifikasi bahwa di Indonesia terdapat beberapa jenis manusia purba yang menjadi nenek moyang  bangsa indonesia. Beberapa manusia purba di indonesia dapat di bedakan menjadi Meganthropus paleojavanicus, Pithecantropus erectus, Pithecantropus mojokertensis, dan jenis homo (manusia purba moderen).
Jenis Manusia Purba Yang Ada Di Indonesia
Jenis Manusia Purba Yang Ada Di Indonesia
Adapun penjabaran tentang jenis-jenis manusia purba yaitu ;

1. Meganthropus paleojavanicus
Fosil Meganthropus paleojavanicus di temukan oleh G.H.R. Von koeningswald pada tahun 1936 dan 1941 di Sangiran (Surakarta), yaitu berupa rahang bawah dan rahang atas. Fosil serupa juga di temukan oleh Marks pada tahun 1952, berupa rahang bawa. Manusia purba jenis ini memiliki ciri-ciri tubuh yang kekar, rahang dan grahamnya besar, serta tidak berdagu sehingga menyerupai ciri-ciri kera.

Meganthropus paleojavanicus diperkirakan sebagai manusia purba paling tua di antara manusia purba lainnya dan hidup sekitar 2 juta – 1 juta tahun yang lalu. Sesuai dengan arti namanya, manusia purba jenis ini disebut dengan manusia purba terrua di pulau jawa.

2. Pithecantropus Mojokertensis
Pada tahun 1936, telah di temukan fosil tengkorak anak manusia purba Mojokerto (Jawa Timur). Fosil manusia purba tersebut di beri nama Pithecantropus Mojokertensis dan masih tergolong jenis Pithecantropus  atau jenis manusia purba yeng menyerupai kera dengan ciri-ciri sebagai berikut
a. Berbadan tegap.
b. Tidak memiliki dagu.
c. Bentuk kening yang menonjol.
d. Tinggi badan sekitar 165-180 cm.
e. Volume otak sekitar 750-1.300 cc
f. Tulang rahang dan graham cukup kuat.
g. Tulang tengkorak cukup tebal dan berbentuk lonjong.
3. Pithecantropus erectus
Pithecantropus erectus  di temukan pada tahun 1980 di daerah Trinil dekat Sungai Bengawan Solo oleh Eugene Dubois. Secara etimologi, pithecon artinya tegar. Dengan demikian, Pithecantropus erectus artinya adalah manusia purba yang berjalan tegak, Sedangkan ciri-ciri dari manusia purba jenis Pithecantropus erectus adalah sebagai berikut ;
a. Berbadan dan berjalan tegak.
b. Tinggi badan sekitar 165-180 cm.
c. Hidupnya di perkirakan sekitar 1 juta tahun yang lalu.
4. Homo (Manusia Purba Mendekati Ciri Manusia Modern)
Manusi purba jenis homo lebih semprna jika di bandingkan dengan manusia purba sebelumnya yaitu Pithecantropus erectus, Pithecantropus mojokertensis, Meganthropus paleojavanicus. Beberapa fosil manusia purba jenis homo yang di temukan di  indonesia antara lain sebagai berikut ;

a. Homo Soloensis

Fosil manusia purba jenis homo telah di temukan pada tahun 1931-1934 di desa Ngandong, lembah sungai Bengawan Solo oleh Ter Haar dan Ir. Oppenorth. Fosil manusia purba tersebut di beri nama Homo Soloensis, setelah diteliti dan diketahui bahwa tingkat kesempurnaanya lebih tinggi jika di bandingkan dengan Pithecantropus eretus. Fosil Homo Soloensis kemudian diteliti Oleh G.H.R Von Koeningwald hingga dapat menunjukan bahwa jenis fosil ini memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut; 
1. Berbadan tegap dan tingginya sekitar 180 cm.
2. Memiliki folume otak kecil, namun lebih besar jika di bandingkan dengan volume otak Pithecantropus erectus yaitu sekitar 1000-1300 cc.
3. Tenggorokan Homo soloensis lebih besar dari pada tenggorokan Pithecantropus erectus.
b. Homo wajakensis

Fosil manusia purba jenis homo juga di temukan di desa wajak, Tulungagung (Jawa Timur). Penemuan pertama kali oleh VanReitschoten pada tahun1889 dan dinamakan homo wajakensis atau manusia purba dari wajak. Fosil manusia purba yang ditemukan berupa ruas leher dan tenggorokan dengan volume otak 1.630 cc. Pada tahun 1890, fosil manusia purba jenis ini juga ditemukan oleh Eugene Dubois, yaitu berupa tenggorokan, rahang atas dan rahang bawah, tulang kering, serta tulang paha.

Homo wajakensis memiliki tingkat kesempurnaan yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan Pithecantropus erectus. Menurut hasil analisis yang di hasilkan oleh para ahli purbakala, Homo wajakensis sudah termasuk spesies atau manusia purba yang paling cerdas dengan memiliki ciri-ciri sebagai berikut ;
a. Berbadan tegak dan berjalan lebih tegak dengan tinggi badan 130-210 cm.
b. Memiliki otak besar dan otak kecil yang sudah berkembang dengan rata-rata volume otaknya sekitar 1350-1450 cc.
c. Memiliki tulang tegkorak yang lebih bulat, dan bentuk muka yang tidak terlalu menonjol kedepan.
d. Memiliki kemampuan untuk membuat peralatan secara sederhana seperti hanya kapak batu dan alat-alat untuk berburu yang terbuat dari tulang dan kayu.
c. Homo Sapiens

Homo sapiens adalah manusia yang paling maju dan paling serdik dan sekaligus genersi terakhir diantara manusia purba lainya. Oleh karena itu, manusia purba jenis ini di sebut sebagai Homo sapiens yang artinya manusia cerdas. Manusia purba jenis ini hidup pada zaman holosen atau sekitar 40.000 ribu tahun yang lalu, memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan manusia jaman sekarang.

Menurut A.L. Krober, dijelaskan bahwa manusia purba Homo Sapiens terdiri dari beberapa subspesies atau ras yang hingga kini masih berkembang biak di seluruh dunia. Beberapa ras atau sub sepesies dari Homo sapiens akan kami tulis pada artikel yang selanjutnya,

Tips Perawatan Handphone Kesayangan Kamu

Handphone, ponsel  atau Hp merupakan sebuah alat komunikasi yang paling popular saat ini, bahkan untuk saat ini ponsel sudah menjadi sebuah gaya hidup. Bayangkan saja, dari sekian banyak penduduk indonesia, mungkin hanya beberapa persen orang yang tidak memiliki handphone, itu juga karen malas pegan hp atau memang tidak mampu untuk membelinya. Tapi yang jelas orang yang tidak memiliki handphone pastilah apa itu hp atau ponsel ataupun handphone.

Tapi yang di sayangkan banyak sebagian pengguna ponsel, belum mengerti benar cara perawatan hp yang apik. Hal ini di sebabkan karena sebagian dari mereka  tidak mau tahu hal tersebut. Maka jangan heran jika setelah kita membeli ponsel cara penggunakan kita tidak wajar atau berlebihan. Nah, maka kali ini saya ingin mengangkat tema Tips Perawan Handpone ( ini berlaku untuk semua jenis HP )
Tips Perawatan Handphone Kesayangan Kamu
Handphone
Tips Perawatan Handphone yang baik :
  1. Jika ingin membersihkan hp pada kamera,sensor jarak, lensa sensor , sebaiknya gunakan kain yang halus dan kering seperti halnya tisu.
  2. Jangan gunakan atau menyimpan perangkat di tempar yang berdebu dan kotor, dan komponen yang dapat bergerak dan komponen elektronik
  3. Pastikan perangkat tetap kering. Air hujan, kelembaban, dan semua jenis cairan atau uap air yang mengandung mineral dapat mengakibatkan korusi pada sirkuit elektronik. 
  4. Ketika hp kita basah, jangan nyalakan hp, lepas batrai kemudian biarkan perangkat mengering sepenuhnya.
  5. Jangan menyimpan hp ditempat yang panas. Temperatur yang tinggi dapat mempersingkat masa pemakaian  perangkat elektronik, dapat merusak batrai, dan dapat melemahkan komponen-komponen hp yang terbuat dari plastik.
  6. Jangan simpan perangkat pada tempat yang dingin, karena jika temperatur perangkat kembali normal, uap air dapat terbentuk di bagian dalam perangkat, sehingga dapat merusak panel sirkuit elektronik.
  7. Pastikan hp anda tidak terjatuh, terbentur atau sejenisnya hal tersebut dapat mematahkan panel sirkuit internal dan komonen yang kecil.
  8. Jangan gunakan bahan kimia,larutan pembersih dan deterjen keras untuk memersihkan perangkat.
  9. Jangan cat perangkat, lapisan cat bisa juga menyumbat komponen yang bergerak dan menghambat pengoprasian yang seharusnya.
  10. Selalu gunakan Charger bawaan perangkat anda.
  11. Sesekali anda di perbolehkan mengatur ulang perangkat atau ponsel anda, agar performanya optimal .
Itulah beberapa tips perawatan handphone yang bisa kamu praktekan pada ponsel atau perangkat hp yang kamu miliki. Dengan melakukan hal tersebut, anda bisa menghemat biaya untuk membeli ponsel baru. Semua tips di atas, berlaku untuk perangkat hp, batrai.

Handphone bukanlah barang  yang mengherankan bagi kita, tapi alangkah baiknya jika kita merawat dan memelihara dengan baik.  Dengan demikian anda akan membantu mengurangi limbah elektronik yang tidak terkontrol,  sehingga bumi kita akan tetap lestari. 

Pengertian dan Jenis Gunung Berapi Berdasarkan Aktivitasnya

Gunung Berapi merupakan sebuah gunung yang terbentuk akibat adanya material hasil erupsi yang menumpuk disekitar pusat erupsi atau gunung yang terbentuk dari erupsi magma. Gunung berapi hanya terdapat pada tempat tertentu, pada jalur punggungan tengah samudera, pada jalur pertemuan 2 buah lempeng kerak bumi, pada titik-titik panas dimuka bumi sebagai tempat keluarnya magma, di benua maupun di samudera atau hot spot.

Gunung berapi yang aktif di dunia berada dipertemuan lempeng tektonik dan muncul di daerah yang berada di Lautan Pasifik yang disebut cincin gunung api/ring of fire. Magma yang tersimpan didalam kantong-kantong dapur magma di dalam perut bumi dan memiliki sumber tenaga.

Sumber tenaga yang sangat kuat di dalam dapur magma terkadang menekan dan memaksa magma serta benda-benda lainya untuk keluar menjadi pegunungan vulkanik. Kebanyakan orang menyebut pegunungan vulkanik dengan nama gunung berapi. Salah satu gunug berapi yang pernah meletus adalah gunung  Krakatau.

Jenis gunung berapi  berdasarkan Aktivitasnya antara lain: 
  • Gunung berapi aktif merupakan gunung api yang masih bekerja dan mengeluarkan asap, gempa, dan letusan.
  • Gunung berapi mati merupakan gunung api yang tidak memiliki kegiatan erupsi sejak tahun 1600.
  • Gunung berapi istirahat merupakan gunung api yang meletus sewaktu-waktu, kemudian beristirahat. Contoh, Gunung Ceremai dan Gunung Kelud.
Indahnya fenomena Selat sunda yang tertata rapi dengan sederet gugusan pulau dan gunung berapi krakatau mampu menyajikan pesona daya tarik tersendiri. Gunung Krakatau seperti halnya gunung berapi lainnya, meskipun indah dan mempesona tapi tetap saja menyimpan atau memiliki prilaku yang sangat berbahaya. Magma yang tersimpan dan tertahan di dalam perut Gunung Krakatau/dapur magma memiliki tekanan atau tenaga yang sangat kuat. Dan apabila tekanan menjadi lebih besar dan tidak dapat keluar sebagai akibat tekanan sumbatan yang kuat, maka akan terjadi letusan yang sangat dashyat.
Pengertian dan Jenis Gunung Berapi Berdasarkan Aktivitasnya
Gunung Anakan Krakatau di Selat Sunda
Magma meledak keluar permukaan, bersama dengan itu,  muncul berjuta meter kubik batu bercampur bara api, abu batu, pasir, dan awan pijar lembayung. Perestiwa memilikian itu terjadi pada tahun 1883 dengan minyisakan sekelumit data bahwa guruh letusnya terdengar hingga 4.800 km dan menimbulkan gelombang laut pasang yang mampu menyapu kehidupan di pulau-pulau sekitarnya terutama pada pantai Banten dan Lampung.

Letusan Krakatau mengakibatkan banjir besar dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit, sekitar 37.000 orang meninggal. Namun saat ini Gunung Krakatau besar hanya tinggal cerita dan berganti dengan Gunung Krakatau kecil atau yang biasanya dikenal dengan Gunung Anak Krakatau yang masih tertidur dan entahkapan ia akan terbangun.

Gunung berapai bagi kehidupan manusia tidak hanya memiliki sisi negatif yang besar, tetapi begitu juga sebaliknya, gunung berapai memiliki sisi positif yang lebih besar jika di bandingkan dengan sisi negatifnya. Sebagai contoh, pulau atau daerah yang memiliki gunung berapi aktif akan memiliki lahan yang sangat subur nan hijau. Selain itu juga, daerah yang memiliki gunung berapi akan memiliki sumber air yang sehat jika di banding kan dengan daerah yang jauh dari gunung berapi.

Memang kita akui, letusan gunung berapi amatlah dashyat dan membahayakan bagi masyarakat sekitarnya. Meski demikian, sepatutnya kita syukuri atas nikmat tuhan yang tidak terhingga. Gunung Berapi bisa menjadikan atau memberi rezki pada penduduk sekitarnya, selain sebagai pertanian, gunung berapi bisa dijadikan tempat pariwisata, penggalian pasir yang memiliki kualitas bagus, begitu juga dengan air yang dihasilkan. Hewan dan tumbuhan yang hidup disekitarnya juga beragam. Jika dipandang dari sisi negatifnya, gunung berapi menjadi menakutkan bukan ?

Itulah sedikit artikel mengenai jenis dan pengertian Gunung Berapi, semoga saja artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi bahan referensi bagi  kalian yang membutuhkan. 

Proses Perombakan Muka Bumi Secara Kimiawi

Bentukan muka bumi secara kimiawi (chemis) merupakan penghancuran batuan dengan menghasilkan perubahan zat dan mineral, seperti perkaratan dan pembusukan daun. Apakah yang menyebabkan pelapukan kimiawi ? Pada dasarnya kebanyakan pelapukan kimiawi disebabkan oleh aksi-aksi oksigen,air hujan, atau karbondioksida.
stalaktit, stalagmit dan tiang kapur
Bentukan muka bumi secara kimiawi
A. OKSIGEN
Oksigen merupakan salah satu unsur udara yang dapat bersenyawa dengan beberapa unsur dalam batuan. Persenyawaan tersebut membentuk oksida, kemudian memecah dan memisahkan diri dari batuan. Oksida yang dapat kita ketahui dengan mudah adalah karat (oksida besi) yang terdapat dalam batuan. Pada saat oksigen bersenyewa dengan besi oksida besi ( karat ) akan terbentuk pada batuan dan karatnya mudah lepas dan kemudian batuan akan menjadi lapuk bahkan dapat hancur seperti menyerupai tanah/menjadi tanah.
B. AIR HUJAN
Air hujan dapat mengubah mineral melalui dua cara, yaitu melarutkan beberapa mineral atau senyawa dengan mineral suatu batuan, kemudian membentuk suatu benda yang baru.  Benda baru itu kemudian memisahkan diri dari batuan, sehingga batuan tersebut mengalami pelapukan atau bahkan hancur menjadi tanah.
C. KARBON DIOKSIDA
Di udara, karbon dioksida mudah larut dalam air hujan kemudian akan membentuk asam karbon. Air hujan yang bersenyawa dengan asam karbon jatuh di permukaan bumi dan melarutkan batu kapur. Batuan kapur tersebut akan mengalammi pelapukan bahkan hancur sama sekali jadi tanah. Batuan kapur bawah tanah yang terlarut  akan membentuk gua kapur yang di hiasi dengan stalaktit, stalagmit, dan tiang kapur.
Proses perombakan dimuka bumi yang bersifat kimia terjadi bersamaan dengan proses perombakan dimuka bumi yang bersifat mekanis, yaitu terjadi di daerah aliran-aliran sungai yang berbatu kapur atau karst. Kedua proses perombakan dimuka bumi tersebut diikuti pelh peristiwa pelapukan batuan. Proses perombakan tersebut lebih lanjut dapat sijelaskan sebagai berikut.
1. Proses kimia dari air yang mengalir 
Proses kimia dalam bentuk air yang mengalir adalah kemampuan air dalam melarutkan mineral-mineral dari batuan yang mudah larut, misalnya batuan kapur. Batuan kapur akan mudah larut oleh air yang banyak mengandung CO2 dari air hujan. Larutan batuan kapur dapat di jumpai pada bentukan gua-gua kapur dan dolina. 
Gua kapur adalah suatu rongga besar didalam tanah yang terbentuk oleh pelarutan kimia dari air kemudian membentuk stalaktit, stalagmit dan tiang kapur. Sedangkan dolina adalah sekungan tanah didaerah kapur yang terisi air kemudian membentuk suatu danau karena proses kimia bersamaan dengan air. Apabila dolina-dolina yang jaraknya berdekatan sehingga bergabung satu sama lainnya atau yang disebut uvala ( gabungan dolina ). Pada umumnya dinding dolina berbentuk landai namun apabila ada dinding dolina yang berbentuk curam maka disebut yama. 
Di daerah kapur (karst ) banyak di jumpai ponor. Ponor merupakan sebuah celah-celah sidaerah kapur yang dapat digunakan untuk mengalirnya air kedalam lapisan bumi dibawahnya. Jika gabungan-gabungan ponor terjadi lebih besar dan luas maka akan terbentuk sungai bawah tanah. 
2. Proses kimia dapat merombak muka bumi 
Proses kimia dapat terjadi karena proses penguapan, konsentrasi, dan pengendapan dari larutan-larutan yang telah jenuh. Pada umumnya proses terjadinya bentuk muka bumi yang disebabkan oleh kimia tersusun dari kristal-kristal misalnya gipsun dan garam dapur. 
travertin yang berada di kuripan dekat kota Bogor
Gunung Salak, Bogor
Hasil proses eksogen pembentukan muka bumi melalui pengendapan secara kimia dapat dilihat pada sumber-sumber air tertentu, seperti travertin yang berada di kuripan dekat kota Bogor. Proses pembentukanya travertin berasal dari endapan air tanah dan CO2 yang datangnya diduga dari sumber-dari hasil-hasil gunung api Salak yang tidak begitu jauh letaknya dari tempat itu, serta kalsium karbonat yang bersal dari batuan gamping di dalam tanah. Kemudian terjadi persenyawaan dan pengendapan secara kimia dari beberapa unsur material tersebut. 
Batu gamping atau batu kapur itu sendiri asal mulanya dari pengonggokan bekas rumah berbagai binatang laut yang lunak seperti Siput, Karang, Radiolaria, dan Foraminifera. Kemudian, mendapatkan tekanan sangat tinggi dan dengan proses waktu yang sangat lama.

Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial

Manusia tidak dapat hidup sendiri-sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia pastilah memerlukan bantuan orang lain.  Bisakah kita membayangkan, bagaimana semenjak kita lahir sampai besar sekarang ini jika tanpa bantuan orang lain ? Manusia tanpa manusia lain pastilah akan sengsara dan mati. Bayi misalnya saja, harus diajari makan dan minum, berjalan dan bermain dan sebagainya. Hal ini membuktikan bahwa sejak lahir, manusia sudah membutuhkan orang lainnya.
Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial
bayi yang baru lahir, maka ia akan melakukan kontak sosial dengan ibunya
Mari kita perhatikan lingkungan sekitar kita, didalam rumah, kita akan melihat adik, kakak dan orang tua. Di sekolah, kita melihat teman, guru, kepala sekolah dan lainnya. Di lingkungan sekitar rumah kita, anda akan melihat tetangga kita, pedagang yang lewat dan lainnya. Semua itu adalah bagian dari lingkungan sosial, baik itu secara individual maupun kelompok. 

Manusia perlu berkomunikasi dengan orang lainnya, maka akan terjadi apa yang di namankan proses sosial. Proses sosial adalah suatu interaksi atau hubungan saling mempengaruhi  antar manusia. Proses sosial ini akan terjadi jika ada interaksi sosial, karena  ytanpa ada interaksi sosial tidak akan mungkin ada kehidupan bersama.

Interksi sosial adalah kunci dari semua kehidupan, bertemunya seseorang dengan orang lain atau kelompok lainya, kemudian mereka saling bicara, bekerja sama, dan seterusnya untuk memacapai  tujuan bersama. Kegiatan ini dapat di katakan sebagai sebuah proses interaksi sosial yang menjadi dasar proses sosial.

Apa sebenarnya proses interaksi sosial itu ? 

Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan atara orang per orang, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Apabila dua orang bertemu interaksi sosial dimulai saat itu. Mereka saling menegur, berjabat tangan, dan saling berbicara. Aktifitas semacam itu merupakan bentuk interaksi sosial.

Dalam interaksi sosial, hubungan yang terjadi harus secara timbal balik dilakukan oleh dua belah pihak. Artinya kedua belah pihak darus saling merespon. Jika di tanya dia menjawab, jika di mintai bantuan maka akan membantu, jika di ajak bermain maka akan bermain. Jika itu terjadi, maka akan terjadi interaksi sosial.

Proses interaksi sosial akan terjadi apabila pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan berkomunikasi. Menurut Soerjono Soekanto (2003), kata ‘Kontak’ berasal dari bahasa latin, yaitu berasal dari kata con dan tangere. Con berarti bersama-sama sedangkan tangere mengendung pengertian menyentuh.  Jadi dapat di simpulakan bahwa kontek berarti bersama-sama saling menyentuh secara fisik.

Dalam pengertian gejala sosial, kontak sosial dapat berarti hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan secara fisik, tetapi juga tanpa berhubungan secara fisik, misalnya saja, kontak melalui surat menyurat, sms, telepon, chatting dan lainnya.

Dengan demikian hubungan fisik tidak menjadi syarat utama terjadinya interaksi sosial. Kontak sosial dapat berarti positif dan negatif. Kontak sosial yang positif akan mengarah pada kerjasama, sedangkan kontak sosial yang mengarah negatif  akan menunjukan suatu pertentangan.

Menurut Karl Mannheim, ( 2003:65)  kontak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kontak premier dan kontak sekunder. Kontak sekunder adalah  kontak yang di kembangkan dalam media tatap muka dan di tandai dengan adanya jarak. Sedangkan kontak sekunder, dapat di bagi menjadi 2 bagian lagi antaranya : 
Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial
seorang siswa sedang belajar bersama atau berdiskusi dengan kelompok belajarnya. 
A. Kontak Sekunder langsung, yaitu kontak yang terjadi antara masing-masing pihak melalui alat-alat tertentu, misalkan saja : telepon, sms, internet, dan lain-lain. 
B. Kontak sekunder tidak langsung yaitu kontak yang memerlukan pihak ketiga. Misalnya ketika kamu meminta tolong dikenalkan kepada seseorang wanita cantik kepada teman kamu.
Kontak Sosial juga dapat berlangsung dalam tiga kegiatan atau bentuk kegiatan, antara lain :
a. Antara orang perorangan.
Contohnya : bayi yang baru lahir, maka ia akan melakukan kontak sosial dengan ibunya dan keluarganya secara langsung. 
b. Antara perorangan dengan kelompok.
Misalnya saja seorang siswa sedang belajar bersama atau berdiskusi dengan kelompok belajarnya. 
c. Antara kelompok dengan kelompok.
Misanya saja kesebelasan sepak bola yang akan bertanding dengan kelompok kesebelasan lainya.
Kedua kelompok itu akan bertenu dan bertatap muka. Kegitan seperti itu dapat dijadikan contoh kontak sosial kelompok dengan kelompok.  Kontak sosial dan komunikasi merupakan syarat utama terjadinya interaksi sosial. Tanpa adanya kedua syarat itu, interaksi sosial tidak akan terjadi. Melalui kontak dan komunikasi, seseorang akan memberikan tafsiran pada prilaku orang lain, atau perasaan-perasaan yang ingin disampaikan pada orang lain.

Interaksi Manusia Dengan Lingkungan Alam

Lingkungan Alam ( Natural Environment ) adalah lingkungan yang terbentuk secara alamiah tanpa campur tangan manusia. Lingkungan alam mencakup benda hidup dan tak hidup yang terjadi secara alamiah di bumi. Lingkungan alam berbeda dengan lingkungan buatan yang terdiri atas area dan komponen alam yang telah dipengaruhi manusia. Lingkungan alam dapat berbentuk sungai, danau, laut, gunung, hutan, dan lainya.

perbandingan lingkungan alam buatan dengan lingkungan alam

Lingkungan alam juga terdiri juga dari lingkungan abiotik dan biotik. Komponen Abiotik merupakan segala sesuatu yang ada di lingkungan yang bukan mahluk hidup. Sedangkan Komponen Biotik adalah sebaliknya yaitu sebuah lingkungan alam yang terdiri dari benda hidup yang ada di lingkungan. Contoh lingkungan alam Abiotik adalah Batuan, Tanah ,Air, Udara, Suhu ,Hujan dan Energi Matahari.  Sedangkan contoh lingkungan biotik adalah berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

Dalam sebuah lingkungan alam terjadi interaksi antara lingkungan Abiotik dan lingkungan Biotik atau sebaliknya. Bahkan, antar komponen lingkungan biotik dan antar komponen lingkungan Abiotik juga saling terjadi keterkaitan. Contoh interaksi antara komponen abiotik dan biotik adalah  tanah, suhu dan curah hujan yang akan mempengaruhi jenis tanaman yang tumbuh dalam suatu daerah.

lingkungan biotik dan antar komponen lingkungan Abiotik

Suhu yang tinggi dan curah hujan yang besar serta tanah yang subur, memungkinkan tumbuhanya beragam tumbuhan tropis.  Tanaman tropis tidak dapat tumbuh di daerah gurun yang kering dan memiliki suhu yang cukup tinggi atau di daerah lintang sedang dengan daerah empat musim. 

Lingkungan biotik juga mempengaruhi lingkungan abiotik, sebagai contohnya adalah daerah yang banyak tumbuhanya akan membuat suhu udara menjadi  lebih sejuk. Bandingakan jika kamu di daerah yang memiliki banyak penduduk dan kendaraan yang lewat. Suhu udaranya akan lebih tinggi dari yang seharusnya. Daerah yang masih memiliki banyak tumbuhanya juga menyimpan banyak air tanah karena tanah dibawahnya dapat menyerap air.

Antara komponen abiotik dengan komponen abiotik lainya juga dapat saling berpengaruh, sebagai contoh curah hujan ang besar dapat menimbulkan pengikisan tanah terhadap tanah yang lebih besar. Suhu yang tinggi dapat menimbulkan penguapan yang lebih tinggi pula.

Antara komponen biotik dengan komponen biotik lainya, sebagai contohnya beragamnya jenis tumbuhan atau flora di suatu wilayah juga di ikuti oleh beragamnya jenis hewan atau fauna yang hisup di wilayah tersebut. Karena itu di daerah yang memiliki hutan hujan tropis seperti dinegara kita Indonesia selain sangat beragam jenis floranya juga beragam jenis fauna di sekitarnya.

Sejak keberadaannya, manusia melakukan interaksi dengan lingkungan alamnya. Pada awalnya mereka memanfaatkan apa adanya sumber daya yang tersedia di alam tanpa melakukan upaya untuk mengunah alam. Kemudian manusi berusaha bercocok tanam dengan cara berladang. Pada periode berikutnya, mereka bercocok tanam dan menetap sampai kemudian mengembangkan permukiman dan perkotaan serta berbagai jenis industri.

Pada awanya manusia memanfaatkan alam hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasarnya (makan, minum, pakaian). Namun untuk saat ini manusia mengolah sumber daya yang ada dialam untuk beragam kebutuhan atau sekedar memenuhi gaya hidupnya. Manusia mengubah alam tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga pakaian yang beragam bentuknya, rumah mewah, kendaraan dan lainnya. Jumlah manusia juga terus meningkat dengan cepat sehingga jumlah kebutuhanya juga terus meningkat.  Akibtanya  , sebagian lingkungan alam telah mengalami kerusakan seperti tercemarnya air dan udara.

Pada masa keberadaan manusia, mereka cenderung selalu menyesuaikan diri dengan lingkungan alamnya. Sebagai contoh, manusia yang masih hidup di hutan pedalaman akan berupaya hidup di dekat sumber makanan berada, karena mereka belum berpikir untuk membudidayakanya. Pada masa sekarang manusia cenderung melakukan upaya mengambil sumber daya dengan menggunakan teknologi.

menyesuaikan dengan keadaan cuac

Namun demikian, dapahal tertentu sampai saat ini manusia juga masih beradaptasi dengan alamnya, misalnya manusia menyesuaikan waktu tanam dengan musim pengujan, waktu untuk berlayar menyesuaikan dengan keadaan cuaca , menghindari tinggal di daerah rawan bencana alam dan masih banyak  lagi yang lainya.

Ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat manusia menjadi lebih dominan interaksinya dengan alam. Manusia dapat membuka lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas, Gergaji mesin mampu memotong pohon-pohon yang begitu besar dalam waktu singkat, traktor mampu mengolah /membajak sawah dengan cepat, sehingga lahan pertanian dan hasilnya bertambah dengan cepat pula.
Manusia juga mampu membangun bendungan-bendungan yang mampu mengairi sawah sekian hektar, sawah yang tadinya kekurangan air. Manusia juga  sekarang tidak perlu tinggal atau menetap di dekat sumber pangngan karena ada sarana dan prasarana transpotasi yang mampu mengangkut bahan makanan dari jarak yang sangat jauh. Bahkan manusia sekarang juga sudah mulai memodifikasi cuaca dengan mengembangkan terknologi hujan buatan.

Namun demikian, sampai saat ini manusia belum mampu memperkirakan kapan gempa bumi akan terjadi secara pasti. Manusia juga tidakmampu menghentikan gelombang tsunami, banjir dan lain-lain. Dalam hal ini manusia berupaya menyesuaikan diri. Sebagai contoh, penduduk yang tinggal di daerah gempa mengembangkan teknologi rumah atau bangunan yang tahan gempa.

Itulah sedikit penjabaran tentang problematika manusia zaman sekarang. Semoga saja artikel ini bisa membantu kalian yang membutuhkan artikel “Interaksi Manusia Dengan Lingkungan Alam”.

Popular Posts