Home » » Definisi Rasa Lapar Dan Kenyang Menurut Teori Ilmiah

Definisi Rasa Lapar Dan Kenyang Menurut Teori Ilmiah

Pernakah anda merasakan lapar ? Tentu saja, sebagai manusia biasa, kita pastilah merasakan lapar. Tetapi apakah anda tahu apakah Rasa Lapar Itu Sendiri, Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh manusia, ketika terjadi atau timbul rasa lapar.

Bagi kebanyakan manusia, lapar merupakan sebuah rasa yang sering terjadi ketika kita tidak mengkonsumsi makanan, dan biasanya rasa lapar berpusat pada perut manusia. Hal itu kemungkinan dihubungkan  dengan kontraksi yang terjadi pada perut dan usus.

Rasa lapar di gambarkan dengan sebuah kekosongan dan kempes, sedangkan rasa kenyang digambarkan dengan berisi atau mengembung. Pemahaman fisiologis yang semakin meningkat menghasilkan informasi bahwa perut dan usus merupakan bagian dari sistem tubuh manusia yang mengalami rasa lapar.

Pengertian Rasa Lapar Secara Teori-teori yang beredar.


Definisi Rasa Lapar dan Kenyang Menurut Teori Ilmiah

Ada beberapa riwayat yang membahas tentang definisi atau teori tentang Rasa Lapar yang di bicarakan menurut komponen biologi. Cannon dan Washburn mengemukakan teori kontraksi perut yang menyatakan bahwa Rasa Lapar di ketahui dengan adanya kontraksi perut.

Sedangkan menurut Washburn, dengan percobaanya terhadap balon, Washburn melatih dirinya sendiri dengan menelan sebuah balon yang dihubungkan dengan suatu pipa, lantas balon tersebut dipompa di dalam perutnya. Ketika balon sudah mengelembung, tia tidak merasa lapar.

Tetapi teori ini terbantahkan dengan adanya kenyataan bahwa orang yang lambungnya telah di angkat, ternyata masih merasa lapar. Kemudian muncul teori gula darah yang menyatakan bahwa manusia merasa lapar ketika tingkat gula dalam tubuh menjadi rendah.

Bash melakukan percobaan mentranfusi darah anjing yang kenyang ke darah anjing yang sedang lapar. Tranfusi itu menyebabkan kontraksi lambung pada anjing lapar menjadi berhenti lapar. sehinggan teori ini mendukung teori Gula Darah, Namun, menurut LeMagnen mengemukakan bahwa tingkat gula dalam darah tidaklah berubah banyak dalam keadaan normal.

Adapun teori Insulin menyatakan bahwa Rasa Lapar yang di alami manusia terjadi pada saat insulin dalam tubuh manusia tiba-tiba naik. Namun teori ini sepertinya menunjukan bahwa kita harus makan untuk bisa menaikan tingkat insulin pada tubuh untuk menghilangkan rasa lapar.

Bereda dengan teori Asam Lemak yang menyebutkan bahwa tubuh manusia mempunyai reseptor yang mencium adanya penigkatan asam lemak. Kegiatan reseptor karena adanya perubahan asam lemak lah memicu timbulnya rasa lapar.

Brobeck yang menyatakan dengan teori Produksi Panas, bahwa manusia merasa lapar ketika suhu pada badan turun, dan ketika naik lagi, rasa lapar berkurang. Inilah dalah satu alasan mengapa manusia lebih banyak makan ketika musim dingin jika di bandingkan pada musim panas.

Itulah sediki ilmu pengetahuan tentang Definisi Rasa Lapar dan Kenyang Menurut Teori Ilmiah, semoga bisa menambah wawasan kita. NSW


Update : rasa lapar tidak dapat sepenuhnya hanya dijelaskan melalui komponen biologi, sebagai manusia kita tidak dapat mengesampingkan bagian psikologis kita, komponen belajar dan kognitif [pengetahuan] dari lapar itu sendiri. tekseperti makhluk lainnya, manusia menggunakan jam untuk rutinitas keseharianya, termasuk saat tidur dan makan. Penanda waktu itu juga memicu timbulnya rasa lapar.


Contohnya pada pukul 12 siang, banyak orang merasa lapar hanya karena waktu itu menjadi jam makan siang pada umumnya, rasa lapar itu terpicu dari prilaku belajar atau kebiasaan. Lain itu juga, rasa, bau dan warna yang di timbulkan makanan bisa menibulkan rasa lapar.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts