Home » , » Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam

Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam

Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam - Kekayaan sumber daya alam indonesia pada kenyataannya tidak tidak tersebar merata.Ada wilayah yang sangat kaya akan sumber daya alam ,ada juga yang sebaliknya.setiap wilayah memiliki kekayaan alamnya sendiri yang tidak di miliki oleh wilayah lain.

Sebagian dari kekayaan alam tersebut dimanfaatkan sehingga memberikan dampak yang optimal bagi kesejahteraan penduduk. bagaimanakah pemanfaatan sumber daya alam yang telah dilakukan oleh penduduk indonesia. bagaimanakah dukungan sarana dan prasarana dalam  pemanfaatan sumber daya alam di indonesia . 

Perhatikan sumber daya alam yang aada di sekitarmu.Apakah sumber daya alam yang tersedia di daerahmu mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerahmu. Setiap hari kita menggunakan atau mengonsumsi   bahan atau barang yang berasal dari sumber daya alam.

Misalnya ikan yang kita makan  berasal dari sungai,kolam,danau atau laut.Pakaian yang kita kenakan berasal  dari  kain yang bahanya berasal dari tumbuhan maupun hewan.Kendaraan yang kita naiki juga bahannya berupa logam yang merupakan hasil tambang .

Jika demikian halnya ,apa yang di maksudkan dengan sumber daya alam .umber daya alam adalah semua bahan yang di temukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya.Bahan tersebut dapat berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia . 

Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam dapat dikelompokan berdasarkan beberapa hal berikut .
  1. Kemungkinan pemulihannya: sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
  2. Materinya: sumber daya alam organik dan sumber daya alam anorganik.
  3. Habitatnya: sumber daya terestris dan sumber daya alam akuatik.

1. Sumber Daya Alam Berdasarkan Kemungkinan Pemulihan Berdasarkan kemungkinan pemulihannya, sumber daya alam dapat dikelompokkan menjadi seperti berikut.
A. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui Sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resources) merupakan sumber daya yang dapat dengan cepat tersedia kembali sehingga tidak dapat habis. Akan tetapi, apabila tidak terkendali pemanfaatannya, sumber daya alam ini dapat habis dan punah. 
Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah berbagai jenis flora dan fauna. Banyak flora dan fauna yang punah atau terancam punah karena ulah dari manusia merusak tempat hidupnya atau memburunya untuk berbagai keperluan kehidupan. Selain itu, air dan udara juga masuk kelompok SDA yang dapat diperbaharui. 
Bagaimanakah SDA air dan udara memperbarui dirinya? Jika flora dan fauna memperbarui dirinya dengan cara melakukan reproduksi, udara dan air melakukannya dengan siklus atau daur. Air dan udara tidak pernah punah, tetapi air dan udara kualitasnya dapat menurun akibat aktivitas manusia yang melakukan pencemaran. 
B. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources) adalah sumber daya alam yang proses pembentukannya berlangsung sangat lambat, bisa memakan waktu jutaan atau ratusan juta tahun. Oleh karena itu, jumlahnya relatif tetap atau berkurang karena terus menerus dimanfaatkan dan akhirnya pada suatu saat nanti akan habis. 
Contoh: minyak bumi, batu bara, gas alam, dan bahan tambang lainnya. Bagaimanakah caranya agar sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui tersebut tetap lestari? Manusia harus dapat memanfaatkannya secara bijaksana dan tidak berlebihan. Selain itu, perlu dikembangkan bahan alternatif pengganti yang berfungsi sama tetapi selalu tersedia, seperti melakukan pendauran ulang sehingga mengurangi tingkat eksploitasinya.
2. Sumber Daya Alam Berdasarkan Materi Sumber daya alam juga dapat dikelompokkan berdasarkan materinya seperti berikut.
B. Sumber Daya Alam Organik Materi atau bahan sumber daya alam organik (hayati) berupa jasad hidup, yaitu tetumbuhan dan hewan. Kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya alam organik antara lain pertanian, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Sebagai contoh SDA organik dalam bidang peternakan adalah peternakan Sapi, Kambing, Ayam, dan lain-lain. 
B. Sumber Daya Alam Anorganik Materi sumber daya alam anorganik (nonhayati), berupa benda-benda mati baik yang berbentuk benda padat, cair, atau gas. Kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya alam anorganik di antaranya adalah pertambangan tanah, batuan, mineral, minyak dan gas alam, dan energi.
3. Sumber Daya Alam Berdasarkan Habitat Berdasarkan macam habitatnya, sumber daya alam dapat dibedakan menjadi:
A. Sumber Daya Alam Terestris Sumber daya alam terestris (daratan) merupakan sumber daya yang berhubungan dengan tanah yang digunakan sebagai lahan untuk berbagai aktivitas penduduk, sebagai bahan industri (genteng, keramik, dan lain-lain), dan segala sumber daya yang diperoleh dari darat. 
B. Sumber Daya Alam Akuatik Sumber daya alam akuatik (perairan) merupakan sumber daya alam yang berhubungan dengan perairan seperti laut, danau, sungai, air tanah, air hujan, dan lain-lain.
Demikian penjelasan tentang Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam yang bisa kita berikan, semoga saja tulisan ini bisa membantu adik-adik yang ingin membuat tugas sekolahan. Jamgam lupa untuk share tthis artikel jika kamu merasa artikel ini bermanfaat. bye...

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts